Lari Jarak Pendek

Lari jarak pendek termasuk dalam atletik. Atletik adalah salah satu cabang olahraga tertua di dunia. Kamu sudah belajar di kelas-kelas sebelumnya bahwa lari salah satu gerakan dasar dalam kehidupan sehari-hari. Lari sudah dilakukan manusia sejak zaman purba. Di kelas lima ini kamu akan belajar bagaimana lari jarak pendek dengan benar.Lari jarak pendek disebut juga lari sprint. Pelarinya disebut sprinter. Lari jarak pendek ini terdiri dari nomor-nomor jarak 100 m, 200 m dan 400 m.

Tahapan-tahapan lari jarak pendek
1. Lari di tempat

Lari di tempat dilakukan dengan perlahanlahan.Pertama kamu berlari di tempat, lalu lututmu diangkat ke depan setinggi paha. Bagian kaki yang mendarat saat lari di tempat adalah ujung kaki (jinjit), bukan tumit. Lakukan latihan ini berulang-ulang.

2. Lari perlahan-lahan

Pada latihan ini, kamu harus memperhatikan koordinasi gerakan kaki, lengan dan tangan pada saat lari. Gunanya untuk memperkuat otot betis dann paha.

3. Lari cepat

Pada saat lari, posisi badan condong ke depan dan kaki dibuka selebar bahu. Kedua siku tangan ditekuk 90 derajat. Lalu ayunkan kedua tangan secara bergantian ke depan dan ke belakang. Jari-jari tangan boleh dikepal atau dibuka rileks sehingga jari-jari tangan sejajar dengan kepala. Cobalah kamu lakukan latihan lari dalam jarak 80-100 meter. Jangan lupa saat lari kamu harus memperhatikan sikap badan dan pandangan matamu.

Start dalam lari jarak pendek
Start dalam lari jarak pendek adalah hal penting yang harus dikuasai oleh pelari. Ketidaktelitian pada waktu start sangat merugikan seorang pelari. Oleh sebab itu, cara melakukan start yang baik harus diperhatikan dan dipelajari secermat mungkin.

1. Start jongkok atau crouching start

Setiap atlet yang mengikuti perlombaan, harus memperhatikan aba-aba atau perintah pemimpin perlombaan.

Pemimpin perlombaan mengucapkan aba-aba: “Siap!” atau “Bersedia!”. Pada saat itu atlet segera mengambil sikap start. Start yang biasa dilakukan pada nomor lari jarak pendek adalah start jongkok. Ayo kita ikuti cara Dino melakukan start jongkok. Start jongkok ada tiga macam:

a) Bounch Start
b)Medium Start
c)Long Start

2. Cara melakukan start

Mari kita ikuti cara Adi melakukan start jongkok pada posisi aba-aba:

a) "Bersedia!"
b)"Siap!"
c)"Yak!"

3. Sikap lari yang baik

Setelah menolakkan kaki pada garis start, ayunkan tangan ke depan berlawanan dengan kaki belakang. Kemudian dilanjutkan dengan lari seperti berikut :
  • langkahkan panjang-panjang dengan gerakan kaki yang cepat secara berganti-ganti,
  • lutut diangkat tinggi-tinggi (setinggi panggul),
  • usahakan agar badan tetap rileks, badan condong ke depan dengan lutut antara 25-30o. Siku ditekuk kira-kira 90o.
  • ayunkan tangan dari arah depan ke belakang dengan posisi di samping badan dan siku membengkok. Pandangan lurus ke depan,
  • pelari harus menggerakkan kaki dengan frekuensi yang setinggi-tingginya dan langkah yang selebar mungkin.
4. Sikap ketika melewati finish

Pelari tercepat akan mencapai garis finish paling awal.Melewati garis finish merupakan faktor yang sangat menentukan kalah menangnya seorang pelari. Caranya :

  • sikap tubuh seperti waktu berlari cepat,
  • lari dipercepat menjelang garis finish,
  • tidak boleh melompat sewaktu melewati garis finish.kecuali berlari dengan secepat-cepatnya,
  • begitu melewati garis finish tidak boleh langsung berhenti,apalagi duduk,
  • sambil berjalan, tangan diangkat dan dada dilebarkan untuk mengambil napas.
Setelah kamu mengetahui teknik lari jarak pendek, ayo adakan lomba! Lomba lari dengan jarak 50 m. Siapakah yang paling cepat larinya, dialah pemenangnya. Lakukan lomba dengan sportif, dan penuh semangat berkompetisi!
Powered by Blogger.