Persentase, Desimal dan Pecahan Biasa

1.   Persentase

Persen (%) artinya perseratus. 3% dibaca tiga persen. 50% dibaca lima puluh persen. 13% sama artinya dengan 13/100, atau sebaliknya, 37% sama artinya dengan 37/100, atau sebaliknya.

a.    Menentukan persentase dari banyak benda atau kuantitas
Misal dari 10 buah mangga terdapat 4 buah diantaranya yang busuk. 
Dari keterangan di atas persentase buah mangga yang busuk adalah 4/10 x 100 = 40% 
Jadi dapat dikatakan bahwa 40 % dari buah mangga itu sudah busuk.
b.   Menentukan banyak (kuantitas) jika persentase dan banyak benda keseluruhan diketahui
Harga tas Rp. 30.000,00. Ternyata tas tersebut mendapat potongan harga (diskon) 20%.  
Berapa nilai  potongan harga dalam bentuk rupiah? 
Berapa harga tas tersebut setelah potongan harga? 
Diskon = 20% x 30.000 = 20/100 x 30.000 = 6.000 
Jadi, diskon 20 % itu senilai dengan Rp.6.000,00 
Harga tas sekarang = Rp.30.000 – Rp.6.000 = Rp.24.000,00
2.  Mengubah Pecahan ke Bentuk Persen dan Desimal, serta Sebaliknya

a. Mengubah pecahan ke bentuk persen dan sebaliknya
Mengubah pecahan biasa ke dalam bentuk persen
Yaitu dengan cara mengubah penyebut pecahan tersebut menjadi 100, karena persen merupakan perseratus.
Pahamilah perubahan pecahan menjadi persen di bawah ini!
Karena pentebut pecahan (2) ingin jadi 100, maka penyebut harus dikalikan kepada 50 (2 x 50 = 100), sehingga pembilang pun harus dikalikan dengan bilangan yang sama (1 ∞ 50) sehingga 1/2 = 50 %.

Mengubah persen ke dalam bentuk pecahan biasa
1.   dari bentuk persen diubah dulu menjadi pecahan biasa (per seratus)
2.   taksir atau cari pembagi terbesar dari bilangan pembilang dan penyebut
3.   bagi pembilang maupun penyebut dengan bilangan pembagi tersebut.
    contoh:
Pembagi terbesar dari 75 dan 100 adalah 25, maka kedua bilangan 75 dan 100 (pembilang dan penyebut) dibagi oleh bilangan 25. Menjadi
75   :  25 = 3  (pembilang)
100  :  25 = 4 (penyebut)

b. Mengubah desimal ke persen dan sebaliknya
Mengubah desimal ke dalam bentuk persen
Bilangan desimal diubah dulu menjadi pecahan per sepuluh atau per seratus.
Ingatlah perseratus sama dengan persen
Mengubah persen ke dalam bilangan desimal
Bilangan persen diubah menjadi perseratus dan untuk menjadikan bilangan desimal hanya tinggal menentukan angka di belakang koma. Agar lebih jelas perhatikan contoh di bawah ini.


c. Mengubah pecahan biasa ke desimal dan sebaliknya
Mengubah pecahan biasa ke dalam bilangan desimal
Dapat dilakukan dengan dua cara berikut:
1.   dengan cara dibagi (bagi kurung). Ingat, bahwa (per = bagi). Jadi, untuk mengubah pecahan menjadi desimal dengan jalan pembilang dibagi penyebut.
Contoh:


Pecahan 1/4 sama dengan 1 : 4, dapatkah bilangan 1 : 4? Apabila yang dibagi lebih kecil daripada yang membagi, maka tambahkan angka 0 dan naikkan koma sehingga akan membentuk bilangan desimal.

2. Dengan cara mengubah penyebut menjadi 10, 100, atau 1000. Ingat, bahwa bilangan desimal merupakan
     bilangan per sepuluh, per seratus, atau per seribu.
     Contoh:

     Penyebut dijadikan 10 ( 2 x 5 = 10) karena penyebut dikalikan dengan bilangan 5, 
     maka pembilang pun harus dikalikan pada bilangan yang sama (5). Jadi, (1 x 5 = 5), maka 1/2 = 0,5.

Mengubah bilangan desimal menjadi pecahan biasa
Mengubah bilangan desimal menjadi pecahan biasa caranya hampir sama dengan cara yang kedua dalam mengubah pecahan biasa menjadi desimal (diubah menjadi persepuluh, perseratus, perseribu) kemudian pembilang dan penyebut dibagi dengan angka yang sama.
Contoh:

Bilangan desimal 0,5 sama dengan pecahan untuk menyederhanakan pecahan 5/10 , maka pembilang dan penyebut dibagi dengan bilangan yang sama (bilangan terbesar yang dapat membagi keduanya) yaitu bilangan 5, sehingga pembilang (5  : 5 = 1) dan penyebut (10 : 5 =  2). Jadi 0,5 = 1/2 .

No comments

Powered by Blogger.